Cara Sederhana Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga

Cara Sederhana Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga

Diposting pada

Tata Cara Sederhana Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga

 

Air limbah rumah tangga merupakan limbah cair yang tak terelakan. Setiap harinya, setiap rumah dapat dipastikan memproduksi air buangan paling sedikit satu hingga dua ember. Membuangnya mungkin terdengar mudah bagi sebagian orang. Akan tetapi, membuang air kotor sembarangan ternyata berdampak pada pencemaran lingkungan. Agar kebersihan lingkungan rumah senantiasa terjaga, simak dan ikuti tata cara sederhana pengolahan air limbah rumah tangga berikut ini!

 

Menurut klasifikasinya, jenis limbah cair rumah tangga terdiri dari limbah grey water, limbah black water, dan limbah clear water. Menariknya, melalui daur ulang air limbah rumah tangga yang tepat, air hasil pengolahan dapat digunakan kembali untuk keperluan mencuci atau menyiram tanaman.

 

Limbah grey water merupakan air limbah rumah tangga yang berasal dari kegiatan mencuci dan memasak. Sering kali air cucian bercampur deterjen atau minyak dibuang begitu saja ke saluran air yang bermuara ke sungai. Pencemaran lingkungan yang berkepanjangan tersebut dapat diatasi dengan memasang System Pengolahan Air Limbah atau SPAL di tiap rumah atau secara komunal. Air limbah akan disaring oleh kasa setebal satu centimeter pada bak pengumpul, kemudian dimurnikan menggunakan arang dan batu koral di dalam tangki resapan.

 

Selain itu, pengolahan limbah black water atau limbah kotoran manusia juga patut menjadi perhatian. Pasalnya, pemasangan tangki septic yang kurang tepat acap kali menimbulkan penyumbatan. Apabila dibiarkan tentu akan berdampak buruk terhadap lingkungan perumahan. Septic tank yang baik sebaiknya menggunakan teknologi biority yang telah dilengkapi mikroorganisme. Melalui cara ini, lumpur tinja yang menyumbat akan cepat berkurang. Air buangan yang dihasilkan biority pun merupakan air bersih yang ramah lingkungan.

 

Air limbah rumah tangga bukan hanya air kotor berbau busuk saja. Di antara air limbah clear water yang masih bisa dimanfaatkan diantaranya ialah air tetesan AC dan kulkas. Agar air tetesan AC dan kulkas dapat bermanfaat, jaga kebersihan tempat penampungan air buangan agar tidak berlumut. Meskipun tergolong air bersih, air buangan AC dan kulkas sifatnya sama seperti air buangan SPAL dan biority dan sebaiknya tidak dipakai untuk memasak. (IA)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *